Tipe pengasuhan (parenting) yang terbaik menurut para ahli adalah tipe authoritative (demokrasi). Penasaran seperti apa tipe pengasuhan anak ini ? Read more :) !
Tipe ini didasarkan pada sikap orang tua
yang moderat. Orang tua dengan gaya pengasuhan ini memggabungkan dua pendekatan,
yaitu orang tua yang memberikan batasab aturan dan memiliki otoritas tinggi.
Namun sekaligus merupakan orang tua yang hangat, penuh kasih sayang, toleran,
empati kepada anak, mampu memberikan alasan dan penjelasan yang sesuai dengan
pola pikir anak atas aturan, batasan, serta kebijakan yang dibuat oleh orang
tua.
Orang tua dengan gaya pengasuhan authoritative merupakan keseimbangan antara disiplin dan pemberian
kasih sayang. Mereka bersikap fleksibel dan responsif terhadap kebutuhan anak,
mendorong ekspresi verbal, saling memberi dan menerima, kerap menjelaskan
alasan dibalik tuntunan dan peraturan yang ditetapkan orang tua. Penelitian
mengungkapkan adanya hubungan yang berkolerasi positif antara gaya pengasuhan
ini dengan kompetensi kognitif dan sosial anak.
Penelitian yang telah dilakuakn oleh Monika dan Kala
(2013) di Nagpur terhadap 256 siswa SMP dan SMA, munjukkan bahwa terdapat hubungan
yang positif pada anak yang diasuh secara otoritatif pada keluarganya dengan
prestasi akademik di sekolahnya. Hal ini dapat diartikan sebagai semakin
keluarga menerapkan otoritatif pada anaknya, semakin tinggi prestasi
akademiknya, khususnya pada amata studi IPA, IPS, Bahasa, dan Matematika. Hasil
ini juga didukung oleh penelitian yang dialkukan oleh M. Ali, Koorosh, dan
Hamid pada tahun 2011 di 371 siswa SMP dan SMA di Iran yang membuktikan bahwa
pengasuhan otoritatif yang dilakukan ibu berhubungan positif dengan prestasi
anak di sekolah.
Orang tua dengan gaya authoritative
dikenal juga sebagai orang tua yang moderat, mereka memberikan batasan dan
aturan, tetapi mereka melihat adanya sikap konsekuensi yang bersifat naluriah
pada anak dan amat toleran terhadap kesalahan pada perbuatan anak. Mereka juga
menjelaskan pentingnya aturan atau peraturan yang telah disepakai dan mengapa
peraturan tersebut patut untuk diikuti atau dijalankan oleh anak. Orang tua
dengan gaya ini juga berdiskusi dengan anak dan memperhatikan kepentingan anak
meskipun orang tua belum tentu setuju dengan anak. Di sisi lain, mereka tegas,
tapi penuh dengan kasih sayang dan cinta kasih kepada anak, mendorong anak
untuk menjadi individu yang mandiri, menetapkan standar yang sesuai dengan
kapasistas anak dan mendorong serta mensupport anak agar mampu mencapainya.
Referensi :
1. Kuliah-Praktikum SC Pengasuhan anak
2. Buku Pengasuhan : Teori, Prinsip, dan Aplikasinya di indonesia karya Dr. Ir. Dwi Hastuti, MSc
Tulisan ini mulai dibuat malam lewat pukul 11 sepulang les toefl preparation. Tapi, karena bukunya tertinggal dan lupa untuk mengambilnya di tempat foto kopi Tri Mulia, jadinya diteruskan menulis siang ini, memperbaiki kata-kata yang "semaunya saya tulis", tadi malam. Kata-kata yang digunakan lebih banyak diadopsi dari buku, agar lebih terstruktur dan dapat dipahami banyak orang. Lagi pula di sisi lain, saya kan mahasiswa ekonomi syariah. Parenting bukan latar belakang saya, jadi saya agak khawatir bahasa yang saya gunakan belum "mengakar" dengan baik. Poin utamanya, semoga artikel ini dapat menjadi pengetahuan bagi para pendidik, ibu, maupun calon ibu :)
Ohiya, selamat hari guru
Selesai ditulis 25 Novemver 2016 pukul 1:03 PM di depan LSI
No comments:
Post a Comment