Baik, 4 huruf yang ingin menjadi tahta akhlak setiap insan. Baik, 4 huruf ingin melekat pada setiap keadaan. Baik, 4 huruf yang menyuarakkan senyum untuk selalu hadir. Baik, 4 huruf yang terbaitkan untuk menjadi akhir dari keberadaan kita di dunia ini.
"Saya rindu," gunggam hati yang membesitkan wajah-wajah mereka. Tak sampai dua detik, terucap syukur alhamdulillah alhamdulillah. Rindu yang bukan bermaksud pada cinta cinta yang rapuh, fatamorgana, dan mungkin hanya dibilas ombak, kemudian hilang. Rindu yang ada adalah ketika bisa berada dalam lingkaran bersama orang orang yang ada di dalam hatinya sebuah lukisan. Lukisan kehidupan sebenarnya. Kehidupan setelah dunia ini. Kehidupan dimana 99 kasih sayangnya Allah akan ditampakkan. Kehidupan dimana 99 cintaNya Allah akan terasa menyentuh seluruh sudut hati.
Baik, "saya bukanlah orang baik, kecuali Allah telah memberikan orang-orang baik di sekitar saya". Baik, "saya bukan orang baik, kecuali keberkahan dan doa orang tua". Baik, "saya bukan orang baik, kecuali Allah mempernankan saya untuk masuk dalam pintu kebaikan"
Semoga Allah menjadikan diri diri kita, lingkungan yang baik untuk orang lainnya.
After saw so many stories in IG story
6:50 AM
20 Ramadhan 1438/ 15 Juni 2017
Kemanggisan, Jakarta.