Featured post

KURANG DARI 50 TAHUN

Aku terbangun di pagi hari Memasuki lentera baru, lensa baru, harapan baru Pelupuk mataku yang lemah begitu berat untuk disingsingkan Te...

Friday, 12 April 2019

Anak Binaan Da’i Pedalaman Meranti Sabet Juara 3 MHQ




Jauh di pelosok Negeri, guratan ayat Al-Qur’an dibaca berulang kali. Dua tiga puluh kali. Kedua bibirnya basah, terus mendegupkan kalam ilahi.

Tanpa jeda, 4 halaman dimurojaah rutin perhari. Plus, 1 halaman untuk menambah hafalan baru. Bulir-bulir waktu dipenuhi nafas bersama Al-Qur’an.

Ialah Abdul Malik bin Qobilan, santri kelas 2 MTs binaan Da’i pedalaman Dewan Da’wah di Pesantren Baabus Saadah, Dusun Parit, Desa Sempiyan, Kec Rangsang Pesisir, Kepulauan Meranti, Riau.

‘’Malik sudah hafal 8 juz mutqin,’’ ujar Ustadz Nurkholis meninggalkan gurat senyum saat menyebutkan hafalan Qur’an santri binannya.

Kepada Ustadz Nurkholis, Malik giat menyetorkan hafalan Qur’annya pagi dan sore. Dengan disiplin, ia cerdas membagi waktu belajar, menghafal, serta murojaah. Tak lupa, membantu kedua orangtuanya menjadi hal tak pernah ia lewatkan.

Melihat kesungguhan Malik dalam menghafal Al-Qur’an, Pesantren merekomendasikannya untuk mengikuti Musabaqah Hifdzul Qur'an (MHQ) yang diikuti para penghafal Qur’an dari 24 Desa se-Kecamatan Rangsang Pesisir.

Tambah hari, Malik tambah dekat dengan Al-Qur’an. Setiap harinya, Ustadz Nurkholis melatih dan memotivasi Malik untuk terus meningkatkan hafalannya. Ia pun menambah waktu murajaah hafalannya yang simak langsung oleh Ustadz Nurkholis.

Alhamdulillah, titah juangnya membuahkan hasil gemilang. Ia berhasil menyaber Juara 3 MHQ se-Kecamatan Pesisir yang mayoritas diikuti Hafidz Qur’an lebih tua darinya.


 Copywriting by @laznasdewandakwah

Jumat, 12 April 2019
H-5 Pemilu Prabowo - Jokowi
1:03 PM