Ilmu itu ibarat bongkahan es batu. Tidak bisa kita menelannya langsung. Melainkan harus dipecah menjadi beberapa bagian kecil terlebih dahulu.
Sebuah ilmu kita ibaratkan satu bongkah es batu. Setiap kali seorang guru mengajarkan untuk memahamkan muridnya, saat itu pula berarti sang guru sedang memotong bongkahan es batu tersebut menjadi lebih kecil. Semakin guru itu kreatif, sabar, dan ikhlas dalam mengajar, berarti semakin besar usahanya untuk membuat bongkahan es menjadi bagian yang kecil. Semakin kecil bongkahan es, semakin mudah pula untuk dikonsumsi. Berarti semakin mudah pula ilmu tersebut diserap oleh murid-muridnya.
Begitu pula dengan usaha seorang murid dalam belajar. Semakin ia berusaha, mencoba untuk memahami, mengerjakan latihan soal, membaca buku, dan mengulang ulanginya lagi, maka saat itu pula ia sedang berusaha untuk memotong bongkahan es batu menjadi bagian yang semakin kecil. Semakin ia melakukannya, semakin kecil es batu yang dihasilkan, semakin mudah pula untuk dikonsumsi. Maka, semakin mudah pula ilmu bisa ia terima.
Guru dan Murid sama sama berusaha untuk memecahkan bongkahan es batu. Sama sama berusaha agar guru tak sekedar mengajar dan murid tak sekedar belajar. Agar bongkahan es batu dapat dinikmati dengan nikmat. Agar ilmu dapat diserap dengan baik.
9 agustus 2017
15:55

No comments:
Post a Comment