Ingat kisah Abu Darda yang datang menemui Rasulullah SAW untuk menyatakan keislamannya ? Dari kejauhan Rasulullah melihat kedua bola mata Abu Darda sudah dipenuhi dengan semangat Islam.
Andai kata tak ada niatan dalam Abu Darda kepada Islam, kecondongannya terhadap Islam, mungkin Rasulullah SAW tidak akan berkata demikian halnya. Karena mungkin tidak ada berkas apapun dari mata maupun wajah Rasulullah.
Juga ada di dalam ayat Al-Qur'an, bahwa pada orang-orang yang shaleh Allah berikan tanda di wajah wajah mereka.
Seandainya saya boleh jujur..
Saya teringat kisah Abu Darda dan Rasulullah, saat melihat wajah sebagian besar orang-orang yang mendatangi masjid untuk menunggu waktunya shalat tiba. Juga saat menyaksikan wajah wajah yang ringan tangannya untuk berinfaq dengan mengeluarkan kertas oren, ungu, hijau, biru, ataupun merah dari sakunya. Raut wajah, berkas senyum, dan hal hal lain yang sulit saya definsikan - tampak lebih bersahaja daripada yang lainnya.
Bukan dari penampilan fisik dan material yang digunakan "cahayanya" dapat terpantulkan. Ada yang nyatanya biasa-biasa saja, namun beberapa kali saya temukan beliau sedang berdua dengan Al-Qur'an di dalam masjid. Ada pula yang kulitnya lebih dari sawo matang, namun dari raut wajahnya tidak bisa dipungkiri, ada cahaya Islam di sana.
Pun demikian ketika saya berbincang dengan seorang ibu, rasanya ada yang berbeda dari wajahnya. Ternyata, saat beliau cerita panjang lebar, ada tahajjud di setiap malamnya juga tangan yang gemar menghidupkan dakwah Islam melalui pos pos Infaq dan sedekah.
Tanpa ada maksud menghakimi. Saya membahasakan tujuan Allah menempatkan saya di sini, bukan untuk belajar, tetapi introspeksi diri. Betapa saya jauh dari kebaikan mereka. Betapa saya rasanya menjadi orang yang pelit sedunia. Betapa saya merasa selama ini, berjarak dengan Al-Qur'an. Betapa saya sangat kurang dalam berbuat amal amal soleh.
Semoga dengan kisah ini, menjadikan semakin banyak cahaya yang bertebaran di wajah wajah penduduk bumi.
26 Februari 2018
14:02
Depan Masjid Al-Hidayah
Lantai P6 Kementrian Perhubungan
Jakarta
No comments:
Post a Comment