Hati (Qolbun) menurut Ibnu Qoyyim terdiri dari 3;
1. Qolbun Salim : bersih dari semua syahwat yang mneyebabkan kita jauh dari perintah Allah (setiap keingann kita kita kembalikan lagi ini dilarang atau tidak oleh Allah), syubhat (menjauhi dari yang abu-abu), hatinya ikhlas, dan hanya menghambakan diri kepada Allah. Bersih dari syirik dan mengikhlaskan semua ibadah, tau bah, rodja pengharapan, takut semuanya hanya kepada Allah.Meimiliki rasa merendahkan diri (bdun), khosyah (takut ketika kita melakukan sesuatu Allah tidak menerima amalan kita), rodja (mengharapkan semua doa kita diterima oleh Allah). Ujian ujian datang, kadang menyalahkan Allah, orang lain, marah, inilah yang tidak lulus ujian. Selesai 1 alah, datang 1 masalah lagi inilah kedidupan.
2. Qoulbun Mayyit : hati yang mati, mengikuti semua keinginannya. Hati manusia ini banyak keinginan, kemudian mesti dipertimbangkan, apakah baik menurut Allah atau tidak. Dan kacamta yang dipakai adalah kaca mata allah, kaca mata akhirat.hawa nafsu membuat hati menjadi buta, dan di akhiran akan diadzab. Hati yang mati itu tidak mendadak. Pertama membuat dosa 1 terus mermasa bersalah, kemduain terus melakukan apa apa merasa biasa apaa, hatinya lumpuh, tidak mau mendenarkan kebaikan, mata dan hati,dan telinga tertutup, dosa yang berulang-ulang. Dosa yang dianggap kecil, akhirnya menjasdi mematikan hati
3. Qolbun Marriyu: Ketika kita beribadah maka itu dapat menyebuhkan sakit yang ada di hati kita. Tapi kalau nafsu dan cinta dunia, jabatan, harta terlalu berlebihan, dengki, takabur, bangga diri, sombong, ini yang dapat menyeb abkan penyakit hati. Kalau dibiarkan, maka akan membuat hati menjadi hitam. Titk hitam ini lama kelamaan akan menjadi hitam dan menutupi. Ketika hati menjadi sakit (marriyu) bisa kembali lagi menjadi sehat dengan menjalankan perintah perintah Allah.
No comments:
Post a Comment