Featured post

KURANG DARI 50 TAHUN

Aku terbangun di pagi hari Memasuki lentera baru, lensa baru, harapan baru Pelupuk mataku yang lemah begitu berat untuk disingsingkan Te...

Sunday, 2 July 2023

Branding dalam Bisnis

Artikel 02

Brand banyak dipahami sebagai merk, logo, desain, warna, dan identitas fisik produk lainnya. Padahal lebih jauh dari itu, makna brand adalah suatu nilai/makna yang terkandung dalam suatu produk sehingga mampu menimbulkan ikatan emosi yang cukup kuat dari pebisnis kepada para customer.

Titik kritis brand terlelak pada seberapa besar produk bisnis kita mampu menciptakan nilai/makna, sehingga membuat para customer mampu mengingat dan memiliki kesan yang sangat baik saat menggunakan produk ataupun jasa bisnis kita.

Sebagai pebisnis, adalah sebuah tantangan untuk tidak hanya sekedar menjual belikan produk. Tidak hanya sekedar mentransaksikan produk/jasa dan mendapatkan omset penjualan. Namun, pebisnis dituntut lebih, yakni mampu untuk menemukan nilai/makna yang dicari konsumen pada produk-produk di pasaran. Tak sekedar rasa, kualitas, tata keindahan, jauh lebih dari itu pebisnis harus mampu menghadirkan makna yang membuat customer sulit untuk berpindah ke lain produk dan menjadi loyaliternya.

Nilai/makna itu bukan produk. Bukan sesuatu yang mampu diraba dan dilihat, namun bisa dirasakan melalui segala hal yang ada di dalam produk, maupun kebermanfaatannya. 
Nilai itu bersifat emosional.

Kalau produk merupakan tangible asset yang memberikan Physical Banefit maka Brand adalah Intangible Asset yang memberikan emosional benefit. Menjadi sesuatu yang dirindukan kala jauh, dicari ketika butuh, dan sulit untuk digantikan dengan produk merk lainnya yang sejenis.

No comments: