Featured post

KURANG DARI 50 TAHUN

Aku terbangun di pagi hari Memasuki lentera baru, lensa baru, harapan baru Pelupuk mataku yang lemah begitu berat untuk disingsingkan Te...

Saturday, 1 February 2014

Cinta

Tak dapat kuperjelas dengan suara lantang
Berisi seluruh makna yang sulit didefinisikan
Mengisi setiap saluran dalam aliran tubuh
Menghangatkan setiap sendi saat bersamamu

Sulit untuk mengeluarkan embun-embun kasih sayang
Yang terkubur direlung hatiku
Sulit untuk terus memegang erat kedua tanganmu
Agar selalu dekat denganku

Bumi yang terus berputar
Waktu yang terus bergulir
Angin yang terus berhembus
Dan air yang terus mengalir

Mereka adalah mata tajam
Yang mencatat setiap tapakan langkahku
Dalam membaitkan rasa untukmu

Bukan aku merasa kau hina
Bukan aku merasa lebih baik darimu
Tetapi lisanku tak selembut yang kau harapkan
Hatiku tak semurni yang kau dambakan

Mungkin,
Diam
Adalah bahasaku yang terakhir
Diam
Adalah pilihanku untuk mengubur kembali
Gumpalan perasaan
Yang tak akan kau mengerti

9:12 am
January, 29th 2014

In my room, alone

No comments: