Satu tapak jalan kurintis dengan harapan
Jejak bertebaran tanda juang di medan perang
Goncangan meriam tak kandaskan jiwa yang membara
Jejak bertebaran tanda juang di medan perang
Goncangan meriam tak kandaskan jiwa yang membara
Lupakan luka yang membekas di dalam dada
Hijau lapang bertemankan panas nan tandus
Biarkan sang mentari mengoyak kulit hingga terbakar
Acuhkan daging putih yang merintih kesakitan
Desah nafas mulai terengah-engah
Dunia mulai terasa jauh untuk tersentuh
Berat langkah kaki bagai menarik bumi serta isinya
Keringat pun bercucuran terhempas ke tanah
Biarkan sang mentari mengoyak kulit hingga terbakar
Acuhkan daging putih yang merintih kesakitan
Desah nafas mulai terengah-engah
Dunia mulai terasa jauh untuk tersentuh
Berat langkah kaki bagai menarik bumi serta isinya
Keringat pun bercucuran terhempas ke tanah
28 Januari 2014
1:43 PM
No comments:
Post a Comment