Featured post

KURANG DARI 50 TAHUN

Aku terbangun di pagi hari Memasuki lentera baru, lensa baru, harapan baru Pelupuk mataku yang lemah begitu berat untuk disingsingkan Te...

Wednesday, 17 May 2017

Usaha Terbaik (?)

Aku duduk di bangku baris ke 7 pinggir kiri, berseblahan dengan jendela. Rumah, gedung, jalanan, trotoar, mobil, dan motor menyapa dalam diam di jalan abdul rahman saleh, senen, jakarta pusat. Bus P 106 menceritakan tentang arti sebuah usaha. Usaha yang lebih baik, usaha yanh lebih diridhai, usaha yang membuat Allah tersenyum.

10 menit lalu, seorang lelaki paruh baya menjajahkan dagangannya. Ia menawarkan lampu hemat energi dengan berbagai keunggulannya: lampu lebih terang, harga lebih hemat, terbuat dari plastik sehingga tidak mudah pecah, dan umur yang lebih tahan lama. Sepuluh ribu rupiah berhasil ia genggam dari seorang penumpang yang membeli lampu tersebut.

Keberpulangan penjual lampu disambut dengan pengamen yang menjadi perhatian penumpang. Dari bagian depan bus, ia menyajikan lagu untuk menarik hati orang-orang di dalam bus. Beberapa orang merogoh tas dan sakunya, mengambil beberapa receh rupiah untuk diulurkan ke bungkus permen mentos yang disodorkan oleh pengamen.

Senyum pun terkikis indah melihat keduanya. Aku ingat tadi siang, saat aku mendatangi sebuah kantor bank syariah. Hampir 2 jam aku menunggu, dan akhirnya pertemuan yang dinanti pun tiba. Berselang 5 menit, seorang bapak berkacamata menjelaskan bahwa proposal dan kuisioner yang telah aku serahkan 2 minggu lalu ditolak. Ini kali ketiga aku datang ke sana. Ternyata Allah ingin tahu apakah aku masih sempat mengernyitkan senyum dan melapangkan hati.

Bukan hakikat apa yang kita peroleh dari usaha usaha kita. Setiap orang punya tingkatan usahanya. Sungguh Allah tersenyum saat hamba hambanya melakukan usaha yang terbaik. Pilihlah jalan yang lebih baik seperti halnya satu dari dua orang tokoh di atas bus ini. Bukan aku tak percaya bahwa hasil tidak akan menghianati usaha. Tapi aku lebih percaya bahwa titik mata Allah ada pada juang kita melakukan usaha dalam kehidupan kita.

16:24
17 Mei 2017
Selesai ditulis saat bus melintas di daerah sekitar monas, depan kementerian pertahanan.

No comments: